Website Resmi SMP Negeri 22 Surabaya

PENUH HARU DAN KARYA, SMPN 22 SURABAYA GELAR TASYAKURAN DAN APRESIASI SENI KELAS IX TAHUN AJARAN 2025/2026

SURABAYA – Suasana haru bercampur kebanggaan menyelimuti halaman SMP
Negeri 22 Surabaya pada Rabu, 4 Juni 2026. Sekolah menggelar acara Tasyakuran dan
Apresiasi Seni Siswa-Siswi Kelas IX Tahun Ajaran 2025/2026 yang berlangsung meriah sejak
pagi hingga siang hari. Mengangkat tema “Mengukir Prestasi, Menuju Masa Depan
Gemilang”, acara ini menjadi perayaan perpisahan sekaligus panggung ekspresi bagi ratusan
siswa kelas IX yang sebentar lagi akan melanjutkan perjalanan ke jenjang pendidikan
berikutnya.

Penari Remo menyambut kedatangan tamu undangan dalam prosesi kirab budaya yang membuka
rangkaian acara tasyakuran.

Acara dimulai sejak pukul 06.00 WIB dengan persiapan siswa kelas IX yang
didampingi para wali kelas. Prosesi kirab budaya menjadi pembuka yang memukau, diiringi
penampilan Tari Remo oleh siswa berprestasi sebagai simbol penyambutan tamu undangan.
Kirab ini berlangsung khidmat, menampilkan semangat kebudayaan Jawa Timur yang menjadi
identitas kuat SMPN 22 Surabaya.
Rangkaian acara inti dimulai pukul 08.00 WIB dengan pembukaan oleh MC,
dilanjutkan dengan menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya secara bersama-sama.
Momen ini sekaligus menjadi pengingat bagi seluruh peserta bahwa semangat nasionalisme
adalah bekal yang tak terpisahkan dari perjalanan pendidikan setiap siswa.

Kepala SMPN 22 Surabaya Dra. Ismy Latifaty, M.Pd., beserta jajaran guru dan komite sekolah
menyaksikan rangkaian acara tasyakuran bersama seluruh warga sekolah.

Dalam sambutannya, Kepala SMPN 22 Surabaya Dra. Ismy Latifaty, M.Pd.,
menyampaikan kebanggaannya atas seluruh capaian siswa kelas IX selama tiga tahun berproses
di sekolah. Beliau berpesan agar para siswa senantiasa menjaga nama baik almamater dan terus
mengukir prestasi di manapun mereka melanjutkan pendidikan. Sambutan juga disampaikan
oleh Ketua Komite Sekolah Ibu Sulistyowati, S.E., M.M., yang mengapresiasi sinergi antara
sekolah, orang tua, dan siswa dalam mewujudkan pendidikan yang berkualitas.

Siswa kelas IX tampil kompak membawakan yel-yel angkatan di atas panggung sebagai bentuk
kebersamaan dan semangat perpisahan.

Puncak kemeriahan acara hadir melalui serangkaian penampilan seni dari seluruh kelas
IX. Sebanyak sebelas kelas mulai dari 9A hingga 9K masing-masing tampil membawakan lagu
pilihan mereka dengan penuh semangat. Beragam genre mengisi panggung, mulai dari lagu
daerah seperti “Koyo Jogja Istimewa”, lagu nostalgia seperti “Anak Sekolah” milik Chrisye
dan “Persahabatan” dari Sherina, hingga lagu populer masa kini seperti “Hati-Hati di Jalan”
dan “Tujuh Belas” dari Tulus. Setiap kelas tampil dengan kreativitas dan karakter masingmasing, mencerminkan keberagaman bakat yang tumbuh di lingkungan SMPN 22 Surabaya.
Selain penampilan kelas, panggung juga diramaikan oleh pertunjukan kolintang dan
orkestra yang memukau, ansambel FLS3N, serta penampilan band dari kelas 7 dan kelas 8
yang menjadi kejutan menarik bagi para senior. Tak ketinggalan, para wali kelas 9 dan guruguru pun turut unjuk kebolehan di atas panggung, memancing tawa dan tepuk tangan meriah
dari seluruh hadirin.

Penampilan band bernuansa tradisional dengan cajon, gitar akustik, dan melodica menambah warna
pertunjukan seni dalam acara tasyakuran kelas IX.

Selain penampilan seni, acara juga menjadi momen penyerahan rapor kelas IX secara
simbolis. Penyerahan dilakukan secara bergiliran untuk kelas 9A hingga 9K dan berlangsung
penuh kehangatan. Momen yang paling menyentuh hadir saat sesi kesan dan pesan, di mana
Queena Adiva Az Z dari kelas 9C dan Nadzirania Esfandiany Aprillia dari kelas 9G mewakili
seluruh angkatan untuk menyampaikan ungkapan rasa terima kasih kepada guru-guru tercinta.
Tidak sedikit air mata yang mengalir di antara siswa maupun para guru saat momen tersebut
berlangsung.

Acara semakin berkesan dengan penayangan video angkatan yang merekam perjalanan
siswa kelas IX selama tiga tahun di SMPN 22 Surabaya. Sorakan dan tangis haru bercampur
saat kenangan-kenangan indah itu kembali tersaji di layar. Rangkaian acara ditutup dengan sesi
salam-salaman antara siswa kelas IX dan seluruh bapak ibu guru, menandai pelepasan resmi
angkatan ini untuk melanjutkan babak baru kehidupan mereka.
Acara Tasyakuran dan Apresiasi Seni ini sekali lagi membuktikan bahwa SMPN 22
Surabaya tidak hanya mendidik siswa dalam bidang akademik, tetapi juga memupuk
kreativitas, kebersamaan, dan kecintaan terhadap seni dan budaya sebagai bagian tak
terpisahkan dari pembentukan karakter generasi muda.

Penulis: Ariel Eka Perdana
Penulisan Berita SMPN 22 Surabaya, bekerja sama dengan Tim Komdaksi Ikom UNESA sebagai
penulis berita

Share this 

Facebook
WhatsApp
Twitter
Email

Tinggalkan komentar